Bonsai Kelapa : Pengertian, Jenis dan Cara Membuat Bonsai Kelapa Serta Cara Merawatnya

| |

Pohon Bonsai Kelapa – Bagi Anda pencinta tanaman hias tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah bonsai. Ya, bonsai merupakan teknik atau cara mengkerdilkan sejumlah tanaman yang berukuran sangat besar seperti halnya kelapa, beringin, dan sebagainya. Bonsai kelapa sudah cukup banyak diterapkan oleh ahlinya, seperti penjual tanaman hias ataupun petani dan pekebun. 

Bonsai kelapa adalah suatu hal yang bisa dipelajari, hanya saja tetap membutuhkan kesabaran dan keahlian. Mengingat prosesnya cukup sulit. Bentuk pohon hasil bonsai akan tampak sangat berbeda, unik, dan cantik. Umumnya pohon bonsai digunakan sebagai tanaman hias di depan rumah maupun di dalam ruangan layaknya bunga. 

Jenis Kelapa yang Bisa Dibuat Bonsai 

bonsai kelapa
jenis bonsai kelapa

Hanya saja tidak semua jenis pohon kelapa di muka bumi ini bisa dibuat bonsai. Sebab, jenis kelapa bisa mempengaruhi bentuk bonsai nantinya. Diantara pohon kelapa tersebut adalah jenis kelapa gading merah, kelapa gading susu, dan kelapa albino. 

Hasil bonsai kelapa gading merah sangat unik dan bagus, karena pohonnya berwarna merah kekuningan. Hal itulah yang menjadi ciri khasnya, namun membutuhkan perawatan ekstra untuk mempertahankan warnanya tersebut hingga menjadi tanaman hias. Sedangkan kelapa gading susu pohonnya berwarna putih sebagaimana kelapa albino. 

Cek : Pengertian Bonsai Beringin, Jenis Bonsai Beringin dan Cara Membuat Bonsai Beringin Serta Cara Merawat Bonsai Terbaru

Cara Membuat Bonsai Kelapa

bonsai kelapa
cara membuat bonsai kelapa

Anda pasti penasaran bagaimana itu bisa dilakukan? Berikut adalah cara-cara dan langkah menanam bonsai kelapa bercabang. 

  • Pilih bibit yang baik dan unggul

Pemilihan bibit kelapa sangat penting untuk pertumbuhan dan hasil bonsai nantinya. Sebaiknya ambil bibit langsung dari pohonnya dan yang sudah tua. Hal itu bertujuan supaya bibit cepat bertunas dengan baik. 

Siapkan tempat yang lembab untuk bibit tersebut agar bisa segera bertunas. Anda bisa membuatnya secara manual yaitu siram tanah dengan air supaya tetap basah, namun jangan terlalu berair. Letakkan bibit kelapa tersebut di atas tanah basah. Tunggu hingga beberapa hari sampai keluar tunasnya. 

  • Bersihkan sabut kelapa 

Jika tunas kelapa sudah keluar dengan cukup panjang, segera ambil dan lakukan proses pembonsaian. Langkah pertama adalah mengupas sabut kelapa dengan pisau tajam. Caranya dengan menyayat sabut kelapa secara hati-hati secara horizontal atau dari ujung ke ujung dan jangan sampai mengenai tunasnya. 

Setelah semua sabut terkelupas dan bersihkan sisa-sisa sabut kelapa yang masih menempel dengan pisau kecil secara perlahan. Lakukan hal itu sampai batok kelapa benar-benar halus dan mengkilap. Tidak ada salahnya Anda menggunakan ampelas untuk menghaluskannya. 

  • Persiapan media tanam 

Media tanam bonsai kelapa pada umumnya adalah tanah. Jadi persiapkan wadah seperti pot bunga ukuran sedang atau ceper. Masukkan tanah, pasir, dan pupuk kandang ke dalamnya dengan perbandingan masing-masing 2:1:1 supaya hasilnya lebih baik. 

Sedangkan, untuk bonsai kelapa media air juga membutuhkan wadah seperti toples kaca atau semacamnya yang berukuran cukup besar. Isi wadah tersebut dengan air yang dicampur dengan garam, vetsin, pupuk pelet, dan satu sendok stimulan. Campuran bahan tersebut bertujuan agar pohon bonsai tumbuh dengan subur dan cepat.

  • Penanaman 

Jika media sudah siap, segara tanam tunas kelapa ke dalam wadah yang berisi tanah atau air tersebut secara hati-hati supaya akar yang sudah tumbuh tidak sampai terputus. Jika medianya berupa tanah, sebaiknya buat lubangan terlebih dahulu sesuai dengan ukuran batok kelapa atau akarnya untuk mempermudah menanamnya.

Sedangkan bila Anda menginginkan bonsai kelapa air, Anda tinggal memasukkan akar ke dalam wadah yang berisi air secara perlahan, dimana batoknya boleh di luar dalam posisi horizontal maupun vertikal sesuai selera. 

Cek: Pengertian Bonsai Serut, Jenis Bonsai Serut dan Cara Membuat Bonsai Serut serta Cara Merawat Bonsai Serut Terupdate.

Cara Merawat Bonsai Kelapa yang Benar

merawat bonsai kelapa
cara merawat bonsai kelapa

Setelah ditanam pada media, bonsai pohon kelapa harus tetap dirawat supaya pertumbuhan dan perkembangannya sesuai dengan harapan. Berikut adalah beberapa cara merawatnya:

  • Memotong daun 

Hal itu perlu Anda lakukan saat tunas ditumbuhi daun. Potonglah daun yang baru muncul dan belum terbuka lebar menggunakan gunting tanaman. Hal itu bertujuan supaya pohon tidak tumbuh terlalu panjang dan bentuknya tetap kecil dan mungil, sehingga tampak lebih menarik. 

  • Pemotongan tunas baru 

Apabila Anda ingin bonsai tersebut hanya mempunyai satu cabang, Anda bisa memotong setiap tunas yang baru bermunculan. Sebab, semakin lama kelapa hasil bonsai akan tumbuh lebih banyak tunas dan menghasilkan 2 cabang hingga 5 cabang. Jadi, Anda bisa mengaturnya sesuai dengan selera. 

Tunas yang baru sebaiknya dipotong dengan hati-hati supaya tidak mengenai tunas lama yang sudah tumbuh dengan baik. Anda juga bisa mengusahakan pembentukan cabang. Caranya adalah dengan membelah tunas menjadi dua atau lebih bagian, namun jangan sampai mengenai batoknya. 

Gunakan seng atau bahan lain sebagai pemisah tunas yang sudah dibelah supaya tidak menyatu lagi. Kemudian untuk menghindari pembusukan dan semacamnya, gunakan penutup berupa botol plastik bagian atas untuk melindungi tunas tersebut. 

Lalu simpan di ruangan yang terhindar dari sinar matahari langsung selama dua hari. Hal itu bertujuan agar tunas bisa berubah yaitu menjadi bercabang. 

  • Penyiraman Pohon Bonsai

Jangan lupa untuk tetap menyiramnya, meskipun tanaman sudah tumbuh dengan baik. Siram sebanyak 2 kali dalam sehari pada pagi dan sore hari, namun tidak boleh lebih untuk menghindari pembusukan dan bahkan kematian. Untuk hasil maksimal gunakan air garam atau vetsin saat menyiramnya. 

  • Pemupukan Bonsai Kelapan

Berikan pupuk pada bonsai pohon kelapa setiap 15 hari sekali secukupnya saja. Hal itu bertujuan supaya tanah tetap subur dan gembur, sehingga tanaman juga bisa tumbuh subur dan bertahan lama. Tidak ada salahnya untuk menyemprotnya dengan insektisida untuk menghindari hama. 

Itulah cara membonsai kelapa hingga perawatannya, dimana juga bisa diterapkan untuk bonsai kelapa sawit dan jenis lainnya. Kelapa sawit jika dibuat bonsai justru akan terlihat sangat menarik dan indah, mengingat bentuk daunnya serta buahnya yang berbeda dengan kelapa pada umumnya. 

Lalu apakah ada bonsai kelapa berbuah? 

Memang jarang sekali tampak bonsai pohon kelapa yang berbuah, namun hal itu bisa saja terjadi. Tentu hasilnya akan tampak sangat unik karena ada kelapa kerdil yang menghasilkan buah, terlebih berdiri kokoh di atas pot. Untuk mendapatkannya Anda harus rajin merawatnya dengan baik dan benar seperti membersihkan batang hingga memotong daun yang baru muncul. 

Harga Bonsai Pohon Kelapa

Bonsai kelapa dijual dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 200.000 per pohon tergantung pada ukuran, bentuk, dan jenis kelapa yang digunakan. Anda bisa mendapatkannya di toko tanaman hias maupun pertanian khusus yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk Banyuwangi

Bonsai tersebut kini juga bisa Anda beli secara online di marketplace atau semacamnya. Namun, akan lebih baik jika membeli sambil melihat serta memilih langsung tanaman supaya sesuai dengan harapan. Harga tanaman hias bonsai kelapa unik akan lebih mahal seperti bercabang hingga berbuah. Sebab, kondisi semacam itu sangat jarang ditemukan cukup sulit untuk mengusahakannya.

Previous

Tanaman Bonsai Beringin : Cara Membuat Bonsai Beringin & Macam Macam Beringin

Bonsai Santigi : Pengertian, Jenis & Cara Membuat Bonsai Santigi

Next

Leave a Comment