Cara Menanam Bawang Merah yang Mudah & Praktis

Cara Menanam Bawang Merah-Dalam dunia pertanian, sangat banyak cara atau metode bercocok tanam, diantaranya cara menanam cabe &  bawang merah. Jika anda orang yang mau bercocok tanam, maka anda bisa mencari pengetahuannya terlebih dahulu sebelum menanam.

Memang sudah seharusnya begitu agar tidak salah langkah. Anda bisa mengikuti bagaimana cara menanam bawang merah dan apa saja yang dibutuhkan dalam beberapa langkah panduan ini.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa bawang merupakan salah satu tanaman bumbu masakan. Bawang merah asalnya dari daerah Iran, Pakistan dan sekitarnya. Dengan berjalannya waktu, bawang merah juga banyak dibudidayakan di daerah tropis dan sub-tropis.

Dengan begitu, bisa diketahui bahwa bawang merah bisa ditanam di daerah topis dan sub tropis, termasuk di Indonesia.

Salah satu tempat yang banyak ditanami dengan bawang merah adalah Brebes, Tegal, dan Tawangmangu. Mereka menanamnya, alhamdulillah berhasil. Bahkan menjadi penyetok pasar yang ada.

Ternyata, bawang merah mempunyai fungsi yang cukup banyak bagi kehidupan manusia. Bawang merah bisa dimakan mentah. Fungsi bawang merah adalah untuk bumbu, acar, dan obat  tradisional. Maka oleh karenaya, perlu ada kefokusan dalam bercocok tanam bawang merah karena mempunyai manfaat yang cukup banyak bagi kita.

Setelah mengetahui sedikit tentang bawang merah, maka anda tidak akan ragu lagi untuk membudidayakan bawang merah, baik untuk sekedar menanam atau untuk bisnis. Dengan begitu, langsung saja kita masuk dalam pembahasan inti, yaitu cara menanam bawang merah.

Cara Menanam Bawang Merah Praktis

cara menanam bawang merah

8villages.com

Ada beberapa langkah cocok tanam pada umumnya, baik untuk bawang, cabe dan lain sebagainya. Berikut langkah yang biasa digunkan oleh para pencocok tanam: persiapan baik media tanam ataupun bibit tanaman, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, pengendalian hama, dan terakhir pemanenan. Dengan begitu, mari kita mulai dari yang pertama.

Persiapan Menanam Bawang Merah

Langkah awal yang harus dilakukan dalam budidaya bawang merah adalah pemilihan bibit. Sebab, akan menentukan perawatan dan hasil. Sedangkan langkah yang kedua adalah menyiapkan lahan agar tanaman bisa tumbuh besar dan sehat serta menghasilkan buah yang baik.

Pemilihan bibit

pemilihan bibit, cara menanam bawang merah

medium.com

Sebelum masuk tahap ini, hendaknya anda tahu tentang cara memilih bibit bawang merah agar tidak salah pilih. Sebab, akan berpengaruh dengan tanaman dan perawatan-nya. Diharapkan, anda dapat memilih bibit bawang merah yang sehat dan mempunyai ketahanan yang kuat dari cuaca maupun hama.

Berikut ini beberapa ciri bawang merah yang bisa anda pilih.

  1. Bibit lokal, misalnya dari daerah brebes apalagi ketika musim penghujan. Kalau musim kemarau boleh pilih bibit thailand.
  2. Pilih bibit yang sehat. Ciri-cirinya warna tidak pudar, tidak keriput dan padat.
  3. Anda bisa pilih yang tunasnya hijau
  4. Pilih  bibit yang sedang.. Sebab, pertumbuhan yang kecil lambat. Kalau yang besar relatif lebih mahal.

Pengolahan Tanah

Pada tahap ini, ada dua hal yang harus anda lakukan. Pertama pemilihan jenis lahan dan kedua pengolahan tanah.

Pemilihan Jenis Lahan 

Dalam hal ini, anda bisa menentukan lahannya, baik ditanah sawah, polybag atau yang lainnya. Namun pilihlah lahan yang baik. Ciri-cirinya sebagai berikut:

  1. Sebaiknya, tempatnya berada pada ketinggian 0-800 meter di atas permukaan laut.
  2. Pastikan suhu di antara 27-32 derajat Celsius.
  3. PH tanah diantara 6-7.
  4. Tanah pastikan lembab dan kelembabannya sekitar 60-70%
  5. Pilih jenis tanah latosol atau humus.

Pengolahan Tanah

Jika anda sudah memilih jenis lahan yang baik, langkah selanjutnya adalah pengolahannya. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pastikan tanah sudah digemburkan dan biarkan selama 1 minggu. Diharapkan racun akan hilang karena menguap atau terbawa angin
  2. Buatlah bedengan yang cukup jika di lahan yang luas.
  3. Beri jarak antar bedengan seluas setengah meter.
  4. Campur tanah lahan yang akan ditanami dengan pupuk secukupnya.
  5. Bentuklah tanah agar berbentuk agak melengkung.

Penanaman Bawang Merah

Jika pengolahan selesai dan bibit sudah siap, maka langkah selanjutnya adalah penanaman bibit bawang merah.

Cara menanam bawang merah yang baik dan benar dengan memasukkan umbinya ke dalam tanah. Jarak antar bibit yang ada kira-kira 20 cm. Lebih mudahnya, jika anda memotong berukuran 20 cm untuk mengukur jaraknya. Ini cara untuk musim hujan.

Sebaliknya, pada musim kemarau anda bisa memberi jarak lebih rapat, yaitu 15 cm antar bibit yang ditanam.

Pemupukan Tanaman Bawang Merah

Pemupukan dilakukan tergantung dengan kebutuhan. Namun perlu diketahui, untuk pertama kali anda harus memupuknya sebagai dasar.

Pemupukan tetap saja dilakukan untuk menjaga nutrisi pertumbuhan. Selanjutnya, pada pemupukan susulan bisa dimulai setelah usia tanaman dua minggu. Dosisnya sebagai berikut: 90 kg, 200 kg, KCL 110 kg per satu hektar. Jika anda lahan anda kurang dari satu hektar maka anda bisa membaginya sesuai dengan pembagian yang sama.

Baca juga : Pupuk penyubur tanaman, apalagi untuk cabe.

Pemeliharaan Tanaman Bawang Merah

perawatan bawang merah dan pengendalian hama, cara menanam bawang merah

hamapenyakittanaman.blogspot.com

Agar tanaman bisa menghasilkan hasil yang maksimal maka anda perlu melakukan perawatan. Jika anda membiarkan saja maka mungkin kerugian lebih dominan untuk menimpa anda. Dengan, begitu anda menyia-nyiakan harta anda.

Rawatlah dengan tidak menginjak-injaknya dan siramlah dengan air. Siramlah dengan rutin setiap pagi dan sore pada usia 0-10 hari. Setelah lebih dari 10 hari, anda bisa mengurangi penyiramannya. Cukup dengan sehari sekali pada waktu sore hari.

Pengendalian Hama

Tahap ini berperan penting dalam kesuksesan menanam bawang merah. Hampir setiap tumbuhan memerlukan tahap ini. Inilah salah satu cara yang umum dilakukan oleh para petani.

Mereka mengendalikan hama dan penyakit dengan cara menyemprotkan pestisida. Namun, dalam penggunaan pestisida jangan sampai berlebihan. Sebab, jika pestisida digunakan secara berlebihan, akan menyebabkan ketidak berhasilan. Dengan demikian, menggunakan pestisida sesuai lah dengan aturan.

Selain itu, masih ada langkah yang menerapkan teknologi pengendalian hama terpadu. Ia merupakan cara alternatif yang dikombinasikan dengan beberapa cara secara ekonomi, ekologi, dan sosial yang bisa dipertanggungjawabkan.  Tujuan konsep ini berupa : menuai hasil panen secara optimal denga kwalitas tinggi dan bermutu serta biaya yang dikeluarkan relatif rendah. Sebab, memang betul-betul dipertimbangkan.

Pemanenan Bawang Merah

cara-menanam-bawang-merah-, pemanenan

mediatani.co

Tahap ini adalah tahap yang terakhir dalam proses penanaman, yaitu pemanenan. Sebelum memanen, hendaknya anda sudah mengetahui ciri-cirinya. Ciri-cir tanda siap panen pada bawang merah sebagai berikut:

  1. 70 % daunnya merebah ke tanah.
  2. Atau masa tanam sudah mencapai 70 hari atau 2 bulan sepuluh hari.

Menurut kebiasan, hasil panen bawang merah yang normal adalah setiap satu hektar menghasilkan 5-12 ton bawang merah. Bisa berubah sesuai dengan iklim dan cuaca daerah.

Setelah dipanen, maka keringkalah dulu selama 1-2 minggu di bawah sinar matahari. Hal ini berguna untuk mendapatkan bawang merah yang mengandung kadar air sebanyak 80%, sesuai dengan perminataan pasar.

Begitulah cara menanam bawang merah yang dianjurkan. simpel bukan?

Selain itu, ada beberapa cara menanam bawang merah yang harus anda ketahui, yaitu:

1) cara menanam bawang merah polybag

2) cara menanam bawang merah di rumah

3) cara menanam bawang merah di tempat telur

4) cara menanam bawang merah hidroponik

5) cara menanam bawang merah di musim hujan

6) cara menanam bawang merah tanpa tanah

7) cara menanam bawang merah organik

8) cara menanam bawang merah di tanah pasir

Leave a Reply