cara menanam cabe

8 Cara Praktis Menanam Cabe yang Menghasilkan

Cara Menanam Cabe- Cabe merupakan salah satu bumbu yang hampir selalu ada pada  segala masakan, khususnya masakan Indonesia. Sebab, hampir seluruh orang Indonesia sangat suka dengan rasa pedas.

Oleh karena itu, mereka bisa disebut masyarakat pecinta pedas. Ada sebuah efek bagi masyarakat pecinta pedas,yaitu ketika harga cabe naik, pastilah  suasana menjadi heboh. Hampir semuanya membicarakan hal ini.

Tidak semua cabe digunakan oleh orang Indonesia, alias ada beberapa jenis cabe saja yang banyak menemani (menjadi bumbu) masakan mereka, yaitu:  cabe merah, cabe hijau dan cabe rawit.Selain tiga jenis cabe tersebut, ada juga jenis lain yang tumbuh di Indonesia namun kurang diminati, seperti cabe gendot, cabai ceplik, dan cabai kathur. -cara menanam cabe-

cara menanam cabe   cabe, cara menanam cabe

 cara menanam cabe

Orang-orang Indonesia mendapatkan jenis cabe di atas bisa dengan dua cara:

  1. Membeli Cabe di Warung atau Super Market
  2. Menanam Cabe Sendiri

Jika anda merupakan pencinta cabe, maka dua langkah di atas bisa anda lakukan, yaitu membeli atau menanam cabe. Kedua cara tersebut baik sesuai kebutuhan masing-masing. Namun lebih baiknya, jika anda bisa membeli dan anda juga bisa menanam cabe di depan halaman rumah anda. -cara menanam cabe-

Sehingga, jika anda membutuhkan cabe yang tidak cukup banyak, anda bisa langsung memetik-nya .

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, menanam cabe merupakan hal mudah dan dapat ditanam di media yang sempit. Berikut ini beberapa trik menanam cabe yang perlu anda ketahui, dimulai dari mempersiapkan lahan dan bibit hingga memanen cabe.

Sebelum lanjut, menanam cabe itu dapat dilakukan dengan berbagai cara dan di berbagai tempat, yaitu di rumah, di kebun, secara hidroponik (di polybag) di sawah, di ladang.-cara menanam cabe-

Sebelum menanam cabe, pertama kali yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan hal-hal yang menunjang hasil cabe yang anda harapkan.  Berikut ini yang harus anda lakukan sebelum menanam cabe:

Memilih Cabe Sebelum Menanam

Sebelum anda menanam dan memilih bibit cabe, pilih cabe yang akan anda tanam . Untuk membantu anda dalam memilih cabe yang akan anda tanam, saya kan cantumkan beberapa pengenalan tentang cabe yang biasa digunakan.

  • Cabe rawit

Kita biasa mendengar ungkapan “kecil kecil cabai rawit”, ungkapan ini menggambarkan bahwa cabe rawit itu kecil atau pendek, namun mempunyai rasa yang sangat pedas.

Para petani atau semua orang bisa menanam cabe rawit ini. Perlu diketahui  bahwa cabe rawit mempunyai 3 jenis yang sering kita jumpai, yaitu cabe domba atau cabe putih, cabe jemprit, dan cabe rawit celepik.

Jika anda ingin menanam cabe yang mempunyai rasa pedas untuk menemani masakan anda, maka pilihan yang tepat buat anda adalah cabe rawit. Pilih salah satu dari tiga jenis cabe di atas.

  • Cabe merah

Ada dua jenis cabe merah, yaitu cabe merah besar dan cabe merah keriting. Keduanya berbentuk besar dan panjang. Yang membedakan keduanya adalah cabe merah besar tidak keriting sedangkan cabai merah keriting berbentuk sesuai namanya.

Kedua jenis cabai merah ini biasa digunakan untuk memasak. Cabai merah biasa digunakan untuk campuran bumbu rendang, balado dll. Sedangkan cabe merah keriting biasa dicampurkan ke dalam oseng-oseng atau aneka tumisan.

  • Cabe hijau

Cabai hijau pada asalnya cabai merah yang sudah dipetik ketika masih dalam keadaan muda dan berwarna hijau.

Ciri-cirinya sama dengan cabai merah. Hanya saja yang membedakan adalah warna dan usianya. Cabe ini biasa digunakan untuk campuran sambal hijau. -cara menanam cabe-

Setelah anda mendapatkan cabe yang akan anda tanam, anda bisa lanjut melakukan langkah berikut:

Memilih Tempat atau Media Sebelum Menanam

Menanam cabe bisa dilakukan di dataran tinggi atau pun dataran rendah. Kenapa begitu? sebab, secara umum cabe bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-2000 meter di atas permukaan laut.

Suhu paling optimal bagi tanaman cabe berada pada kisaran 24-27 oC dan masih kuat bertahan terhadap suhu yang lebih tinggi daripada itu tergantung dengan jenis cabe.

Sehingga, anda bisa melakukannya di mana pun yang penting tidak lebih tinggi dari 2000 meter dari permukaan laut.

Anda bisa menanam cabe pada dua tempat:

  • Pengolahan Lahan

cara menanam cabe, persiapan lahan

kebun.net

Disini saya akan membahas menanam cabe di lahan yang sempit atau lahan rumah. Pertama kali yang anda lakukan : gemburkan dan campuri dengan pupuk atau sekam.

Kalau di Indonesia, tanahnya lumayan bagus untuk menanam pohon cabe  walaupun tanpa pupuk. Jika pakai pupuk maka itu lebih bagus. Tetapi harus tetap digemburkan dengan cangkul dan air.

Selain itu, kondisi tempat hendaknya bisa terjangkau sinar matahari agar dapat melakukan proses fotosintesis dengan baik. -cara menanam cabe-

  • Menggunakan polybag atau pot

cara menanam cabe di polybag

tokopedia

Cara menanam cabe di media atau polybag- Pada asalnya menanam cabe tidak harus pada polybag atau pot, tapi bisa dilakukan juga pada wadah bekas yang sudah tidak terpakai lagi yang ada lubang di bawahnya sebagai saluran drainase.

Jika anda mempunyai sisa uang, maka disarankan memakai polybag atau pot yang  berukuran di atas 30 cm, supaya media tanam  yang anda sediakan kuat menopang pertumbuhan tanaman cabe yang lebat dan rimbun.

Setelah menyediakan wadah, anda bisa mencampurkan antara tanah, kompos, pupuk kandang, sekam dan lain sebagainya. Sebagai contoh media dalam polybag atau pot adalah:

Pertama, siapkan tanah dan kompos dengan ukuran 2:1, lalu campurkan. Kedua, siapkan tanah, pupuk kandang yang sudah matang dan sekam dengan ukuran 1:1:1.

Jangan lupa, anda halus-kan media tersebut se-halus mungkin dengan cara mengayak-nya. Kalau anda ingin mudah, bisa langsung membelinya pada toko pertanian terdekat.

Bibit Cabe

menanam cabe

mediatani.co

Cara memimilih bibit cabe sebelum menanam- Memilih bibit sebelum menanam itu sangat penting. Dalam menanam cabe juga memerlukan pemilihan bibit agar hasilnya memuaskan. Dalam memilih bibit cabe bisa didapat dengan 2 cara:

  • Pertama, Membeli di Toko Pertanian

Bagi anda yang ingin mendapatkan bibit yang baik dengan membeli di toko pertanian, maka ada beberapa saran yang mungkin membantu anda. Berikut beberapa sarannya:

  1. Pilih kios pertanian yang resmi agar anda mendapatkan bibit yang memang berkualitas baik.
  2. Belilah bibit yang mempunyai merek dagang yang cukup ternama, seperti Tanindo, Panah Merah, Red Kriss, dan Cap Kapal Terbang.
  3. Jangan lupa ketika membeli perhatikan dan pastikan bahwa bibit tidak kadaluwarsa. Biasanya tercantum pada kemasan benih tersebut tanggal produksi dan masa berlakunya masa tumbuh. Kalau bisa membeli bibit yang masih ada waktu lebih dari 2 bulan dari tanggal kadaluwarsa.
  4. Atau anda bisa membeli bibit yang berupa tanaman cabe yang siap tanam. Biasanya  sudah disediakan di dalam polybag yang bisa dibawa kemana-mana. Cara sangat mudah dan simpel karena tidak butuh menunggu waktu yang lama.
  • Kedua, Membuatnya Sendiri

Membuat bibit cabe sendiri sebelum menanam, dapat mengurangi biaya yang anda keluarkan, namun membutuhkan beberapa langkah untuk mendapatkan bibit yang maksimal.

Pertama,  memilih biji dari induk yang sehat, berumur tua, buahnya baik, sempurna dan tidak cacat, serta terbebas dari hama penyakit.

Kedua, setelah memilih induk bibit cabe, anda dapat mengambil cabe pohon tersebut. Kemudian bisa anda keluarkan atau langsung ditebarkan.

Untuk menghasilkan biji yang mempunyai daya tumbuh 80%, hendaknya anda menyeleksi-nya terlebih dahulu, dengan cara menjemur-nya, lalu direndam dalam air. Biji yang tidak tenggelam, silahkan dibuang. Adapun biji yang tenggelam bisa dijadikan bibit dengan syarat fisik bagus.

Jika tahap ini selesai, maka anda dapat melanjutkan tahap selanjutnya, yaitu menyemai cabe. Hal ini dilakukan agar hasil lebih oke. -cara menanam cabe-

Menyemai Bibit Cabe & Caranya

Cara menyemai bibit cabe- Dalam menyemai benih cabe bisa menggunakan polybag dan tanpa polybag.

  1. Siapkanlah juga polybag ukuran kira-kira 6×8 cm dan jangan lupa kasih lobang di bawah polybagnya.
  2. Jika pakai polybag maka isilah dengan media dan susunlah sesuai selera, jika tidak, siram media yang ada dengan air secukupnya.
  3. Rendam benih yang akan ditanam dengan air yang hangat selama 3-4 jam, setelah itu tiris-kan. Agar cepat tumbuh perkecambahannya, tambahkan larutan bawang merah.
  4. Setelah ditirisakan, masukkan benih ke polybag satu persatu atau tata di media yang ada dengan rapi yang sudah dilubangi. Jarak antar lubang biasanya 3 cm.
  5. Gunakan tanah halus untuk menutupinya. Ingat, secukupnya saja dan jangan terlalu tebal, karena pertumbuhan benih akan terhambat.
  6. Jaga benih yang sedang dalam proses penyemaian dengan menyemprotkan insektisida.
  7. Kemudian anda bisa tutup dengan mulsa plastik kurang lebih seminggu atau sampai benih tumbuh.
  8. Jangan lupa untuk mengecek-nya setiap hari untuk menjaga kelembapannya, jika kering semprot lagi dengan air.
  9. Insyaallah benih akan tumbuh di hari ke enam atau ke tujuh dengan serentak.
  10. Kalau sudah mulai tumbuh kira-kira 70% maka mulsa penutup bisa dibuka. Kemudian anda bisa buat para sebagai naung-naungan.

Setelah anda  lakukan tahap ini, anda bisa melanjutkan tahap berikutnya, yaitu penanaman bibit cabe.

Penanaman Bibit Cabe

Setelah bibit cabe tumbuh, anda boleh memindahkannya setelah bibit berumur 3 minggu atau memiliki 3 sampai 4 helai daun yang permanen. -cara menanam cabe di sawah, landang, rumah dan di kebun-

Penanaman lebih baik dilakukan pada waktu pagi dan sore hari agar pohon tidak stress. Untuk lebih baiknya juga penanaman dilakukan dengan serentak dalam satu hari.

Pertama kali yang `bisa anda lakukan adalah melepas polybag semai tersebut, agar akar bisa langsung menyatu dengan tanah dan dapat menyerap makanan dengan baik.

Setelah itu, anda bisa memasukkan bibit cabe dan medianya tersebut ke dalam lubang tanah atau ke dalam pot yang sudah tersedia. Upayakan agar media semai tidak terpecah berantakan.

Jika sudah, langkah berikutnya adalah menyiram tanaman tersebut dengan air secukupnya untuk menjaga kelembapan .

Apabila anda sudah melakukan langkah ini, maka sisa beberapa langkah lagi yang harus anda lakukan. Namun setelah ini, anda dalam tahap pemeliharaan tanaman cabe anda. -cara menanam cabe-

Pemeliharaan setelah Menanam Cabe agar Berhasil

Jika tanaman sudah dipindahkan dari polybag penyemaian ke polybag besar atau tanah lahan, maka langkah berikutnya adalah perawatan pohon tersebut.

Merawat pohon cabe itu sangat perlu, baik dalam urusan siram-menyiram tanaman, pemupukan dan penyemprotan obat agar tidak terkena hama. -cara menanam cabe di rumah, ladang, sawah, kebun dan hidroponik-

Perawatan pohon cabe berguna untuk agar buah lebat dan berwarna cerah serta tidak busuk.

Ada beberapa langkah yang menunjang keberhasilan anda:

1. Pemupukan Pohon Cabe

pemupukan yang saya maksud adalah pemberian pupuk yang tepat, yaitu dengan memberikan pupuk kandang yang cukup agar tidak kekurangan nutrisi.

Lebih baiknya, pupuk kandang yang akan anda pakai sudah difermentasikan dahulu sebelum digunakan. Pupuk kandang bisa difermentasikan  dengan bakteri EM4. Kalau ingin mudah tinggal beli saja di toko pertanian.

Kenapa dianjurkan begitu?

Agar mencegah pohon cabe dari serangan penyakit layu yang disebabkan oleh jamur.

Walhasil, pohon cabe sangat membutuhkan pemupukan yang berimbang. Bisa dikata bahwa pohon cabe mempunyai analogi seperti manusia, yaitu empat sehat lima sempurna.

Anda bisa membaca tentang pupuk penyubur tanaman cabe disini.

Selain pemupukan, pohon cabe perlu penyiraman. -cara menanam cabe di sawah, kebun, dan dirumah-

2. Penyiraman  Pohon Cabe

Ada dua hal yang perlu anda perhatikan dalam penyiraman pohon cabe, yaitu air dan teknisnya. Berikut penjelasannya:

  • Air

Pertama, pastikan air yang akan anda gunakan bersih terhindar dari limbah atau pun pencemaran yang beracun. Yang perlu diperhatikan ke hati-hatiannya ketika menggunakan air sungai.

Kedua,  lebih baiknya, air yang akan anda gunakan adalah air sumur, karena lebih aman dan tidak mudah tercemar

  • Teknis Penyiraman Pohon Cabe

Pertama, siramlah pohon cabe anda pada waktu pagi dan sore hari.

Kedua, siramlah pada batang pohon cabe anda dengan air secukupnya sesuai dengan kebutuhan, terutama ketika masih berumur muda.

Ketiga, anda bisa menggunakan alat penyiram yang baik agar tidak merusak pohon yang anda tanam.

Keempat, siramlah pohon tersebut secukupnya, jangan berlebihan karena itu tidak baik untuk tanaman anda.

3. Pengajiran  

Pengajiran adalah pemberian kayu pada pohon. Fungsinya untuk menopang pohon agar tidak cepat roboh karena ada penyangga-nya.

Bahan ajir tidak hanya kayu, namun bisa dari kaso, bambu

Baiknya, pengajiran  dilakukan ketika pohon sudah diprediksi akan lebat dan besar. Ada dua teknik dalam pengajiran, yaitu ajir miring dan ajir tegak. Jangan lupa mengikat antara ajir dengan pohonnya.

4. Perompesan 

Perompesan merupakan proses pembuangan cabang daun yang berada di bawah cabang utama dan bunga yang muncul pertama kali. Manfaatnya adalah agar pohon tersebut tetap tegak.

Pelaksanaan proses ini dilakukan ketika pohon berumur kurang lebih 20 hari setelah menanamnya. Dalam waktu seminggu, proses ini dilakukan tiga kali sampai cabang-cabang pohon menjadi kuat. -cara menanam cabe-

5. Pembasmian Hama

Agar pohon cabe tetap tumbuh subur, maka anda harus merawatnya agar tidak terkena penyakit atau pun hama. Jika pun sudah terkena hama, maka anda harus membasminya dengan pestisida organik atau pun bahan kimia.

Catatan: gunakan pestisida sebijak mungkin, artinya jangan terlalu sering. Kalau terlalu sering menggunakannya, maka akan merusak tanaman anda.

Jadi, tahap ini juga sangat menentukan hasil pohon cabe anda. Rawatlah pohon anda sebaik mungkin hingga masa panen datang. Jika anda merawatnya dengan telaten dan baik, maka hasil tidak akan menipu anda. Itulah salah satu langkah dan cara menanam cabe di rumah, dikebun, di sawah dan hidro ponik. Lebih tepatnya disebut perawatan cabe.

Baca juga : Cara menanam Tomat dan Cara menanam Bawang Merah di sini.

Panen Cabe

cara menanam cabe

pixabay.com

Masa yang ditunggu-tunggu adalah masa panen. Karena sudah tidak sabar lagi untuk menuai hasil dari jerih payah yang sudah dilakukan. Langsung saja masuk ke dalam pembahasan ini. -cara menanam cabe-

Pasti anda ingin tahu, kapan waktu panen yang tepat?

Jawabnya: Waktu tepat untuk memanen cabe dari pohonnya adalah ketika cabe mulai berwarna merah, walaupun masih ada warna hijau pada kelopak cabe-nya.  Bisa juga ditandai dengan 60 persen cabe yang ada berwarna merah.

Jika ditinjau dari segi waktu, maka cabe yang siap dan layak panen ketika cabe berumur 3,5 hingga 4 bulan. Namun jika pohon tersebut dirawat dengan baik, maka dalam jangka waktu tiga bulan bisa lebih awal untuk dipanen.

Catatan penting: pemanenan cabe dari pohonnya itu berbeda-beda, bisa jadi cepat dan bisa jadi lambat. Itu semua dipengaruhi oleh varietas, pemeliharaan dan keadaan lingkungan. Namun secara umum seperti keterangan di atas.

Cabe bisa dipanen dari pohonnya secara terus-menerus sampai umur enam atau tujuh bulan. -cara menanam cabe-

Jika anda ingin menjadikan cabe tersebut sebagai benih, maka pilihlah cabe yang sudah berwarna merah semua. Itulah beberapa cara menanam cabe yang bisa anda praktikan. cukup sekian terimakasih.

Leave a Reply