Ada Apa dengan Nikah Muda atau Nikah Dini? [Ini yang Harus Kamu Ketahui]

Ada Apa dengan Nikah Muda atau Nikah Dini? [Ini yang Harus Kamu Ketahui]

nikah muda, pernikahan dini
pixabay

Nikah Muda atau Nikah Dini dalam Islam- Pernikahan merupakan hal yang selalu ditunggu-tunggu oleh para pemuda dan pemudi. Ketika mereka sudah mulai dewasa, banyak orang dari pemuda dan pemudi mulai memikirkan-nya.

Tidak hanya itu, banyak dari orang tua yang juga menanyakan kepada anak-anaknya kapan mau nikah. Mungkin ada juga orang tua yang sampai menawarkan calon untuknya.

Itu semua terjadi karena nikah merupakan kebutuhan semua insan yang melibatkan beberapa pihak. Memang yang akan menjalani proses pernikahan adalah calon suami istri, tapi tidak begitu juga. Ketika ada permasalahan sedikit saja kadang ber-efek kepada keluarga.

Namun prisip nya, menikah merupakan kebutuhan yang jika dijalani atas perintah nabi, pastinya pernikahan tersebut akan menghasilkan pahala (ibadah).

Permasalahan yang ada rumah tangga nantinya merupakan ujian meningkatkan kualitas diri dan melipat gandakan pahala. Permasalahan dalam rumah tangga hal yang wajar. Tapi bukan berarti dibiarkan saja. Harus tetap diatasi.

Nabi Muhammad menyerukan kepada para pemuda ketika mereka sudah mampu menikah maka hendaknya dia menikah. Rasulullah tidak membatasi umur, tapi beliau memberi seruan bagi para pemuda yang menganggap dirinya mampu menikah.

So, menikah muda bisa dilakukan dengan kemampuan orang tersebut untuk menikah.

Ini dia Kado pernikahan yang harus Anda Ketahui, klik di sini!

Nah, pada artikel nikah muda ini akan dibahas tentang mengapa nikah muda, alasan menikah muda, usia nilkah muda, pengalaman nikah muda, tips nikah muda dan Ketika Menikah Muda. Oleh karena itu simak terus ya.

Mengapa Harus Nikah Muda atau Nikah Dini ?

nikah muda, pernikahan dini
pixabay

Sebuah pertanyaan yang memang harus professional menanganinya. Memang pada kenyataannya, kondisi sekarang dapat dibilang bahwa seseorang harus menikah segera. Namun, juga tidak berarti asal-asalan.

Nah, Bukan berarti nikah muda tidak boleh ketika seseorang belum mapan. Banyak  orang yang menikah muda sedangkan dia belum mapan. Terus, ketika nikah dia jadi mapan dengan berusaha.

Salah satu titik poin nya adalah berani berusaha dan bertanggung jawab.  Namun masih ada poin-poin penting lain.

Adapun hal yang sangat mendorong untuk menikah muda adalah keadaan yang ada. Banyak orang yang bergaul bebas sehingga ujung-ujungnya sebuah maksiat yang dilaknat.

So, kalau kita bandingkan mana yang lebih baik antara nikah dengan pergaulan yang ujung-ujungnya maksiat yang dilaknat ? Menikah merupakan kebaikan sedangkan pergaulan yang ujung-ujungnya maksiat yang dilaknat merupakan keburukan dan keterpurukan.

Menikah muda sangat dianjurkan, tapi ingat pesan di atas.

Anda butuh gambaran dan Jasa Wedding Organizer Jakarta dengan Harga Terjangkau, Kualitas Terbaik? klik di sini.

Beberapa alasan Menikah Muda

nikah muda, pernikahan dini
youtube

Memang ada banyak alasan yang mendorong seseorang untuk nikah muda.  Berikut ini beberapa alasan seseorang agar nikah muda.

1. Keromantisan Suci yang Dipuji Rasululullah.

Menikah merupakan bukti cinta sejati dan sebuah lambang keromantisan yang hakiki. Itulah yang dipuji oleh Orang paling mulia yaitu Nabi Muhammad saw. Bukan orang yang suka tebar pesona yang berupa gombal.

Rasulullah pernah bersabda yang artinya:

Tidak ada yang lebih indah cinta orang seperti pernikahan

2. Kedewasaan yang Tinggi

Di dalam pernikahan, pasti ada suatu masalah yang harus diselesaikan. Nah, dari berbagai masalah itulah seseorang akan berusaha menyelesaikan dan bersikap dengan lebih dewasa. Walaupun untuk pertama kalinya masih butuh motivasi dan bimbingan dari orang tua.

Demikian itu, adalah sebuah kewajaran. Amati saja, kebanyakan orang yang sudah menikah dengan bimbingan umumnya mereka lebih dewasa daripada orang yang sebaya dengan dia.

3. Keseimbangan yang Melambung

Pada usia muda atau nikah muda adalah masa gejolak jiwa yang sedang tumbuh pesat. Selain itu, seseorang butuh penopang diri dan hidup agar lebih terarah masa depannya, teratur dan seimbang.

4. Perjuangan dalam Menjaga Kesucian

Dengan menikah muda, maka seseorang sudah mempersempit waktu yang dibuang-buang untuk maksiat perzinaan. Kenapa begitu? Pada masa muda ini, kebutuhan seksual dia bisa terpenuhi dengan halal dan sah. Dengan begitu masalah tentang hasrat sudah dapat diatasi.

Dengan demikian potensi untuk melakukan perzinaan berkurang.

5. Ibadah yang Menyenangkan

Pernikahan merupakan sebuah ibadah yang mana selaras dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Siapa yang tidak suka jika keinginan dan kebutuhannya terpenuhi?

Selain itu setiap orang yang menikah supaya bisa membangun ketakwaan kepada Allah, pahala ibadah lah yang akan didapatkan.

6. Manfaat yang Besar

Selain menjaga kesucian dan terhindar dari maksiat, nikah muda juga memberi banyak manfaat lain. Salah satunya adalah ketika perempuan usia 20 an, maka ketika masa yang sangat subur sehingga lebih mudah mendapatkan anak.  Selain itu juga, beban orang tua sudah ditanggung oleh suaminya.

Ada banyak hal yang bisa menghasilkan pahala dalam rumah tangga, baik itu patuh kepada suami, mengurusi anak dan lain sebagainya. Itu semua ladang pahala jika dilakukan karena Allah.

Nikah di Usia Muda

Ketika membahas tentang nikah muda atau pernikahan dini, hal penting yang harus diketahui adalah berapa umur orang dikatakan nikah dini? Apakah dikatakan nikah muda ketika menikah di usia 40 tahun?

Di Jawa, orang yang nikah dini rata-rata di usia 17-24. Ketika ada seseorang melakukan pernikahan di antara usia itu berarti dia melakukan pernikahan dini.

Pengalaman Nikah Muda

Ada banyak orang yang sudah merasakan nikah muda. Salah satunya adik laki-laki saya. Dia menikah ketika berumur 21 tahun. Ada sebuah keluarga juga yang mereka menikah di usia 19 tahun.

Yang dulu sangat viral  adalah anak Ustadz Arifin ilham. Beliau menikah ketika berusia 17 tahun dengan perempuan keturunan cina.

Dan semua lancar dan baik-baik saja seperti orang lain.

Ini dia Gedung Pernikahan Jakarta yang Harus Kamu Ketahui! Mungkin Cocok untuk Pernikahan Anda. 

Tips Nikah Muda

nikah muda, pernikahan dini
oxu.az

1. Niat kan Nikah untuk Menyempurnakan Agama

Berawal dari tujuan menikah inilah, nantinya akan sangat berpengaruh dalam menjalani pernikahan. Dari mulai menjalani sampai menangani perbedaan dan permasalah. Ketika badai datang bisa diselesaikan dengan tujuan ini.

Setiap niat yang baik dan menjalani karena mengharap ridho Allah, pasti Allah tidak akan menyia-nyiakan usaha seorang hambanya. Pasti bantuan Allah akan datang. So, niatkan lah pernikahan dengan niat yang baik.

2. Selalu Belajar Memantaskan Diri

Ketika niat sudah ada, namun jodoh belum ketemu maka di situlah kesempatan kita untuk meng-upgrade diri kita. Sebab, pernikahan akan datang pada saat yang tepat. Bahkan sebagian mengatakan bahwa diri yang baik akan mendapatkan jodoh yang baik.

Oleh karena itu, tidak pantas untuk putus asa dalam memantaskan diri dan berdoa mengharapkan yang terbaik.

3. Membuat Proposal Hidup

Salah satu yang meluruskan dan mengingatkan kita adalah catatan proposal kita. Ketika sudah diniatkan di awal, hal yang penting dilakukan setelahnya adalah membuat peta hidup. Peta hidup tersebut berisikan keinginan dan harapan kita.

Mulai dari umur masih belajar sampai tua hendakanya dibuat peta hidup, agar hidup kita lebih terarah. Ketika sudah dibuat, maka lakukan hal-hal yang menunjang.

Selain hidup kita terarah dan usaha apa yang akan kita lakukan sudah terbayang, ada manfaat lainnya yaitu mengingatkan ketika kita sudah menyimpang sehingga bisa balik ke jalan yang harus ditempuh.

4. Usaha Mencari Jodoh

Hal yang cukup penting sekali adalah usaha. Setiap segala sesuatu harus ada usahanya. Saya pernah membaca percakapan seorang syaikh seperti berikut:

A: Ya, syaikh saya ingi punya anak, tapi belum dikaruniai anak? Trus bagaimana syaikh.

Syaikh: Berdoalah kepada Allah dan berusahalah.

A: Iya syaikh. Kemudian hari datang lagi dan bertanya hal serupa. Ya syaikh saya sudah berdoa tapi belum dikabulkan. Trus bagaimana?

Syaikh bertanya: Usaha apa yang kau lakukan selama ini? Apakah anda sudah menikah dan sudah melakukan apa yang dilakukan oleh suami istri?

A: saya sudah berdoa, tapi saya belum menikah dan melakukan apa yang dilakukan oleh suami istri.

Syaikh: Bagaimana bisa anda ingin anak yang sah tanpa menilkah?!

Nah, dari sini kita ketahui bahwa selain doa, harus ada usaha lain agar mendapat apa yang kita inginkan.

Nah kalo kita membahas teknis-nya, akan kita temui banyak cara yang bisa dilakukan. Kita bisa bilang ke orang tua kita, teman kita, ustadz kita, atau yang lainnya bahwa kita butuh calon dan minta bantuan untuk mencarikan.

Cukup sekian, semoga artikel tentang nikah muda atau nikah dini di ata bermanfaat. Terimakasih.

Tinggalkan komentar