Seputar Pernikahan Menurut Islam, Tujuan, Fungsi, dan Hikmahnya

Seputar Pernikahan Menurut Islam, Tujuan, Fungsi, dan Hikmahnya

Bismillah, Teman-teman kali ini saya akan membahas pernikahan menurut Islam. Pastinya dong, teman-teman sudah tahu bahwa nikah merupakan hal yang dilakukan masyarakat. Sudah maklum kalau itu juga merupakan syariat Islam. Dibuktikan bahwa kalau seseorang menikah pasti panggil KUA.

Dengan begitu, urusan pernikahan sengat berkaitan dengan agama dan tidak boleh lepas dari agama. Soalnya, efeknya jika tidak dengan agama maka pernikahan tidak sah dan masih banyak efeknya lagi.

Teman-teman, pembahasan nikah itu sangat diperhatikan sekali oleh para ulama. Berbagai kitab para ulama, baik yang salaf atau kholaf, membahas tentang pernikahan.

Kalau kita membaca kitab Al-Maushuatul Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, maka disitu cukup diterangkan detail tentang pembahasan pernikahan menurut Islam dan para Ulama. Mulai dari pengertian sampai permasalahannya.

Bisa digambarkan bahwa Para ulama membahasnya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Dengan kata lain, mereka membahasnya secara lenkap dan detail.

Oke teman-teman, sekarang mari kita mulai saja dari pengertiannya.

Pengertian Pernikahan Menurut Para Ulama

doa untuk pernikahan,pernikahan menurut islam
rambuislam.com

Berikut ini kutipan yang ada di dalam kitab Al-Mausuatul Fiqhiyyah Alkuwaitiyyah.

فقال الحنفية : النكاح عقد يفيد ملك المتعة بالأنثى قصدا ، أي يفيد حل استمتاع الرجل من امرأة لم يمنع من نكاحها مانع شرعي 

وقال المالكية : النكاح عقد لحل تمتع بأنثى غير محرم ومجوسية وأمة كتابية بصيغة

قال الشافعية : النكاح عقد يتضمن إباحة وطء بلفظ إنكاح أو تزويج أو ترجمته

وقال الحنابلة : النكاح عقد التزويج ، أي عقد يعتبر فيه لفظ نكاح أو تزويج أو ترجمته 

Teman-teman Faham?

Wah itu apaan yak, kok bingungin. Wah Kalo dijelaskan disini maka sangat banyak sekali. Bagi teman-teman yang sudah bisa Bahasa Arab Maka bisa jadi faham dan bisa jadi tidak faham.

Intinya, pernikahan merupakan sebuah akad yang dilakukan antara laki-laki dengan perempuan (yang boleh dinikahi menurut syariat) yang bertujuan dan berfaedah  untuk menghalalkanya.

Mau nikah dan Butuh Jasa Wedding Organizer? Jasa Wedding Organizer Jakarta ini Solusinya!

Pernikahan Menurut Islam, Bagaimana Penjelasannya?

pengetian, tujuan dan hikmah pernikahan menurut islam,
Dream

Pernikahan disyariatkan dalam Islam. Yang menunjukkan bahwa pernikahan disyariatkan dalam Islam adalah Ayat Al-Quran, Sunnah (Hadits) dan Ijma Ulama.  Berikut ini Ayat, Hadits, dan Ijmak yang dituliskan dalam  kitab Al-Maushuatul Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah.

 { فانكحوا ما طاب لكم من النساء (3}

قول النبي صلى الله عليه وسلم : يا معشر الشباب ، من استطاع منكم الباءة فليتزوج 

وأجمع المسلمون على أن النكاح مشروع ، ونص بعض الفقهاء على أن النكاح شرع من عهد آدم عليه السلام ، واستمرت مشروعيته ، بل هو مستمر في الجنة 

Artinya:

Maka nikahilah yang baik dari kalangan perempuan (QS. An-Nisa:3)

Sabda Nabi saw. Wahai para pemuda! barang siapa diantara kalian mampu menikah, hendaknya menikahlah.

Dan Telah ijmak (sepakat) seluruh muslim bahwa nikah itu disyariatkan. Dan Sebagian fuqoha (ahli fikih) menuliskan dan menerangkan bahwa nikah sudah disyariatkan sejak masa Nabi Adam dan berlanjut sampai sekarang, bahkan berlanjut sampai surga.

Apa Arti, Hikmah dan Tujuan Pernikahan Menurut Islam?

pengetian, tujuan dan hikmah pernikahan menurut islam,
Tongkrongan Islami

Setiap hal itu memepunyai hikmah, termasuk juga pernikahan. Ulama menyebutkan beberapa himah daripadapernikahan.

  1. Menjaga keturunan manusia.
  2. Mengeluarkan air yang berbahaya jika tidak dikeluarkan.
  3. Mendapatkan kesenangan
  4. Menjag diri dari perzinaan
  5. Menikah akan memberi kemaslahatan secara materi dunia dan agama.
  6. Memperbanyak hamba Allah dan Umat nabi Muhammad
  7. Meninggikan derajat manusia daripada hewan

Baca Juga: Seputar Do’a Pernikahan dari Awal sampai Akhir

Hukum Pernikahan Menurut Islam

pengetian, tujuan dan hikmah pernikahan menurut islam,
Muslimah Hijrah

Nikah akan menjadi lima hukum taklifi menurut Islam:

Wajib.

Nikah menjadi wajib ketika seseorang takut terjerumus dalam perzinaan. Kedua, nikah juga menjadi wajib ketika dia tidak bisa menahan dirinya dari melihat yang haram dan onani. Jika tidak bisa menahan itu semua, maka wajib baginya untuk menikah. Ketiga, Nikah menjadi wajib bagi seseorang jika diperintahkan oleh kedua orangtuanya. Keempat, Nikah menjadi wajib ketika dia sudah bernadzar.

Nadb (Sunnah).

Menurut para Imam menikah itu hukum asalnya sunnah yang dianjurkan untuk  didahulukan. Salah satu yang menunjukkan itu sunnah adalah sabda Nabi Saw.

قال النبي صلى الله عليه وسلم :  النكاح من سنتي

Nabi Bersabda: Nikah itu sunnahku.

Ulama menerangkan bahwa sunnah itu dilakukan lebih dulu daripada nawafil. Rasulullah juga bersabda akan peringatan jika tidak mau (menjauh) dengan sunnah beliau pada hadits berikut ini:

 فمن رغب عن سنتي فليس مني 

 Barang siapa yang tidak mau (menjauh) dengan sunnah maka bukan dari golonganku.

Rasulullah saw. pun juga menikah bahkan menikahi beberapa perempuan yang memang halal baginya. Tak hanya nabi, tapi para nabi juga menikah.

Makruh.

Pernikahan menjadi makruh jika ditakutkan berbuat aniaya. Malikiyyah mengatakan makruh (dibenci) menikahi yang tidak diselerainya dan memutus seseorang dari ibadah yang tidak wajib.

Haram.

Diharamkan jika diyakini dia akan berbuat aniaya setelah menikah. Sebab, pernikahan disyariatkan untuk kemaslahatan diri dan untuk mendapat pahala dari anaknya yang nantinya menyembah dan mentauhidkan Allah SWT. Dan masih banyak sekali perkataan ulama di sini.

Mubah

Nikah hukumnya mubah (boleh) apabila seseorang takut tidak bisa memenuhi kewajibannya. Namun, ketakurannya ini minim dan dia tidak bermaksud untuk menegakkan sunnah nabi. Dengna kata lain, dia memaksudkan untuk menikah sesuai kebutuhan dirinya, tanpa bermaksud takut terjerumus dalam keharoman dan tidak bermaksud untuk mendapatkan pahala.

Nah itulah sedikit penjelasan seputar pernikahan menurut islam berdasarkan fikih para ulama. Dengan begitu tulisan ini fokus pada pendapat dan hukumnya. Untuk mengetahui tentang pernikahan islami atau syari (yang sesuai dengan tuntunan syariat), baca artikel kami yang berjudul pernikahan syari atau islami. Semoga bermanfaat bagi anda semua dan  saya ucapkan terimakasih atas kunjungannya.

 

 

Tinggalkan komentar