manfaat-ajinomoto-untuk-tanaman, pupuk penyubur tanaman cabe

3 Macam Pupuk Penyubur Tanaman Cabe agar Berbuah Lebat – Generasihijau

Pupuk penyubur tanaman cabe- Banyak tanaman yang mengandung zat untuk kesehatan dan kebutuhan hidup manusia. Salah satunya adalah tanaman cabe. Buktinya adalah tanaman cabe , baik itu cabe merah, rawit dan hijau, banyak dimanfaatkan oleh manusia.

Secara ekonomi, tumbuhan cabai dapat menghasilkan financial yang cukup tinggi. Selain itu, tumbuhan cabe banyak digunakan untuk kebutuhan masak. Dan masih banyak contoh yang lainnya.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tentu tanaman cabe harus ditanam dengan cara yang benar. Bila tumbuhan tanaman cabe sudah ditanam dengan benar, insyaallah akan menyuburkan tanaman cabe dan berbuah lebat. Nah, dalam melejitkan hasil maksimal tanaman cabe dalam berbuah dan pertumbuhan, maka hendaknya ditunjang dengan pupuk penyubur tanaman cabe berikut. Kenapa begitu? Karena pupuk akan menjadi perangsang pertumubuhan dan lebatnya buah. Hal ini bagaikan kegunaan vitamin bagi manusia. Berikut ini ulasannya:

Micin sebagai Pupuk Penyubur Tanaman Cabe

Mungkin anda akan bertanya-tanya dengan sub judul ini. Mungkin anda bertanya-tanya, bukankah micin digunakan untuk penyedap rasa makanan? Ya, betul sekali. Namun, micin memang bisa menjadi pupuk penyubur tanaman cabe. Untuk mengetahui penjelasan secara detail, silahkan teruskan membacanya di bawah ini.

Mengapa Micin bisa digunakan untuk Menyuburkan Tanaman?

unsur micin msg, pupuk penyubur tanaman cabe

thesis.binus.ac.id

Perlu diketahui bahwa tanaman akan tumbuh subur jika berbagai unsur yang dibutuhkannya ada. Unsur yang dibutuhkan tumbuhan ada dua. Pertama, unsur makro seperti: N, P, K, Mg, dan S. Kedua, unsur mikro seperti: Ca, B, Fe, Zn, Cl, Cu, Molybdenum dll.

Nah, Unsur makro yang sangat berperan dalam menunjang pertumbuhan tanaman adalah unsur Kalium (K). Manfaat kalium untuk tumbuhan adalah meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit, fotosintesis dan metabolisme. Selain itu, kalium juga berperan penting dalam mengatur pembukaan dan penutupan stomata.

Apa hubungannya dengan micin? Micin mengandung Natrium benzoat. Menurut penelitian yang ada, unsur natrium memiliki fungsi mirip dengan fungsi kalium yang berguna untuk tanaman sebagaimana keterangan di atas.

Lebih detailnya, micin juga mengandung unsur lain seperti Natrium (Na). Tidak hanya Nitrogen. Nitrogen yang dikandung MSG berperan untuk mempaiki tumbuhan vegetatif, pembentukan protein, menaikkan produksi tanaman, dan menaikkan kadar selulosa.

Selain itu, Natrium (Na) yang dikandung MSG dapat mempercepat pertumbuhan, pembugaan, mempengaruhi kesuburan, dan menyebabkan tanaman tidak mudah mati.

Dengan begitu, memang benar micin dapat menjadi pupuk penyubur tanaman cabe atau yang lainnya.

Ajinomoto untuk Tanaman

Salah satu merk MSG adalah Ajinomoto. Berikut ini beberapa manfaat dan fungsinya:

Manfaat Ajinomoto untuk tanaman hias dan sayuran adalah untuk membantu proses pembungaan.

Perlu diketahui bahwa penggunaan MSG pada tanaman berbuah hanya ketika pembungaan. Sebab jika digunakan ketika berbuah maka hasil buahnya kurang segar.

Dengan demikian, MSG tidak cocok untuk tanaman buah ketika berbuah. Sengandakan manfaat secara umum untuk tumbuhan sebagaimana keterangan di atas.

Baca juga tentang : Cara menanam cabe  dan cara menanam tomat yang benar.

Jenis Tanaman Apa saja yang Dapat Diberi Micin?

Hampir seluruh tanaman merespon micin dengan baik. Tandanya dengan menghijaunya daun tanaman. Namun dalam pemakaiannya kita harus pertimbangkan. Kenapa jika anda memberi micin ke pohon mangga maka micin yang diberikan kepadanya harus banyak.

Oleh karena itu, pemakaian micin untuk tumbuhan hendaknya untuk skala kecil dan untuk tumbuhan kecil seperti cabe, tomat, tanaman hias dll.

Gimana Cara Menggunakan Micin Sebagai Pupuk Penyubur Tanaman Cabe?

Cara menggunakan micin sebagai pupuk tanaman cabe adalah dengan cara melarutkan nya ke dalam air. Anda bisa melarutkan 1-2 sendok micin ke dalam satu gelas air atau 5-6 gram micin untuk per liternya.

Setelah anda larutkan micin dalam air, anda bisa menyiramkannya di akar-akar tanaman. Dosisnya 50-100 cc per tanaman atau secukupnya tergantung dengan tanamannya. Sebaiknya anda menyiramkan larutan micin seminggu sekali.

Anda juga bisa memberi lauran micin kepada tanaman dengan cara menyemprotkannya. Semprotkan larutan micin kedaunnya. Sebaiknya, anda lakukan setiap lima hari sekali. Kemungkinan besar, daun akan menjadi hijau dan lebar. Jika sudah hijau, maka hentikan penggunaan larutan micin dan berilah pupuk kompos.

Apakah Cukup dengan Micin untuk Menyuburkan Tanaman?

Tentu tidak, sebagaimana saya terangkan di atas bahwa tanaman membutuhkan banyak unsur, baik unsur makro atau pun mikro.  Sedangkan unsur yang dikandung oleh micin adalah natrium yang fungsinya sebagai alternatif pengganti unsur makro, yaitu: kalium.

Unsur lain belum terpenuhi jika hanya menggunakan micin. Jika hanya memakai micin maka unsur P, Ca, Mg, S dan lain sebagainya belum terpenuhi. Oleh karena itu, jika tanaman sudah terlihat subur maka tidak memerlukan micin atau pupuk lain.

Pupuk Organik Sebagai Penyubur Tanaman Cabe

Salah satu pupuk yang sangat populer adalah pupuk oraganik. Pupuk organik merupakan pupuk yang terdiri dari sisa makhluq hidup, baik itu manusia, hewan dan tumbuhan.

Dari segi bentuk, Pupuk ini mempunyai dua macam, yaitu pupuk organik padat dan pupuk organik cair . Jika dilihat lebih detail dan jelas, maka bisa diketahui bahwa ada lima jenis pupuk organik, seperti pupuk hijau dan kompos.

Terus, kenapa pupuk bisa menjadi penyubur tanaman? Sebab, pupuk organik berperan atau bermanfaat banyak terhadap tumbuhan. Berikut ini beberapa peran atau manfaat pupuk organik:

  • Pertama, Untuk Memperbaiki Tanah

Sebagaimana yang kita ketahui, bahwa pupuk organik berperan untuk menggemburkan tanah yang cukup lengket dan dapat merekatkan pasir. Hal itu disebabkan pupuk organik bersifat dapat memperbaiki.

  • Kedua, Sebagai Sumber Nutrisi Tanaman

Di dalam pupuk organik terdapat banyak nutrisi untuk tumbuhan. Bisa dibilang nutrisi yang ada pada pupuk organik lengkap untuk tumbuhan, baik makro dan mikro. Unsur Makro yang terdapat pada pupuk organik antara lain Nitrogen, Fosfor, Kalium, Sulfur, Kalisum dan Magnesium.

Adapun unsur Mikro yang terdapat padanya adalah Besi, Tembaga, Seng, Klor, Boron, Molybdenum, dan Alumunium.

Walhasil, sangat banyak sekali bahkan bisa dibilang lengkap unsur yang terkandung dalam pupuk organik untuk memenuhi kebutuhan tanaman.

  • Ketiga, Sebagai Penyimpan Air yang Tinggi Untuk Tumbuhan 

Pupuk organik (kompos) mempunyai struktur higroskopis sehingga dapat menyerap air dan menyimpannya. Ia menyimpannya dalam pori-porinya. Jika tanaman yang ada membutuhkan air, maka kompos akan mengeluarkan untuk tumbuhan tersebut. Dengna begitu, tumbuhan dapat menyerapnya ketika membutuhkan dan kelembapan di sekitar tumbuhan terjaga serta terhindar dari kekeringan.

  • Keempat, Untuk Meningkatkan Interaksi Ion-ion dalam Tanah

Ditinjau dari kemampuan unsurnya, pupuk organik  mampu meningkatkan kemampuan interkasi ion-ion dalam tanah. Kemampuan tanah untuk meningkatkan interaksi antar ion-ion yang ada dalam tanah disebut dengan istilah Kapasitas tukar kation.

Oleh karena itu, Tanah yang mempunyai kapasitas kation tinggi akan lebih mampu menyediakan unsur hara bagi tanaman daripada tanah yang mempunyai kation rendah.

  • Kelima, Untuk Meningkatkan Aktivitas Biologi dalam Tanah

Manfaat pupuk organik yang lain adalah untuk meningkatkan aktivitas biologi dalam tanah. Sebab, di dalam pupuk kompos terdapat mikroorganisme dekompomoser. Nantinya, mikroorganisme ini akan menambah mikroorganisme yang ada di dalam tanah. Hal itu dikarenakan sifatnya yang dapat menjadikan suhu tanah menjadi ideal bagi tumbuh dan berkembang biota tanah. Dengan begitu, aktivitas biota tanah ini akan menghasilkan sejumlah nutrisi penting yang dapat diserap oleh tanaman secara efektif.

Dengan begitu, jika tanaman cabe dipupuk dengan pupuk ini, kemungkinan yang terjadi adalah pohon akan terangsang pertumbuhannya karena sudah tersedia zat-zat yang dibutuhkan. Begitu juga dengan buahnya, buah tanaman cabe akan bertambah banyak dan lebat.

Itulah beberapa manfaat pupuk organik.Masih banyak lagi manfaat pupuk organik dan keunggulannya yang bisa ketahui.

Pupuk Non Organik atau Anorganik Untuk Penyubur Tanaman

pupuk-anorganik, pupuk penyubur tanaman cabe

pengalaman-pertanian.blogspot.com

Pupuk anorganik merupakan salah satu jenis pupuk buatan pabrik dengan ramuan bahan kimia anorganik yang mempunyai kadar hara yang tinggi. Contohnya, Urea mempunayi kadar N 45-46% . Pada setiap 100 kg urea ada 45-46 kg hara nitrogen (Lingga dan Marsono, 2000)

Selain itu, pupuk anorganik bisa dibedakan menjadi dua, yaitu pupuk tunggal dan pupuk majemuk.  Pupuk tunggal itu pupuk yang hanya mengandung satu unsur hara (vitamin bagi pohon cabe), seperti pupuk N, P, K dan sebagainya. Adapun pupuk majemuk adalah yang mengandung lebih dari satu unsur hara seperti N + P, P + K, N + K, N + P + K dan lain sebagainya (Hardjowigeno, 2004).

Keuntungan yang bisa didapat dari pupuk anorganik, diantaranya:

  • (1) Pemberiannya dapat terukur dengan tepat,
  • (2) Kebutuhan tanaman akan hara dpat dipenuhi dengan perbandingan yang tepat,
  • (3) Pupuk anorganik tersedia dalam jumlah cukup,
  • (4) Pupuk anorganik mudah diangkut karena jumlahnya relatif sedikit dibandingkan dengan pupuk organik.

Selain itu pupuk anorganik juga mempunyai  kelemahan, yaitu pupuk anorganik mengadung sangat sedikit unsur hara mikro, bahkan hampir tidak ada.

Setelah membaca ulasan di atas, anda dapat mempertimbangkan dan mempraktikan trik di atas dan menggunakan pupuk penyubur tanaman cabe dengan bijaksana agar menghasilkan tanaman yang berkualitas (tumbuh dengan baik dan berbuah lebat). Cukup sekian dari saya, semoga bermanfaat.

Leave a Reply